Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2016

4 Daerah di Indonesia yang Terkenal dengan Kesaktian Para Dukunnya

Zaman dulu, menjadi dukun itu adalah sebuah kehormatan. Mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk mengemban tugas sebagai penyembuh, penghubung dengan dunia lain, hingga peramal masa depan adalah kebanggaan tersendiri. Namun saat ini, para muda-mudi justru jadi takut dan merasakan kengerian karena dukun identik dengan ilmu kekuatan magis yang muncul dari penerapan ilmu hitam. Hal itu kadang juga menular ke masyarakat di daerah lain. Jadi tidak heran jika sampai muncul peringatan-peringatan. “Eh, hati-hati lho kalau ke sini itu nggak boleh begini, nggak boleh begitu daripada entar belalainya hilang kan berabe” Di Indonesia sendiri ada beberapa tempat yang terkenal dengan kesaktian para dukunnya. Langsung saja, simak ulasannya berikut ini.

1. Mentawai

Mentawai
Sikerei adalah julukan bagi dukun penyembuh di Mentawai, sebuah tanah surga yang menyimpan sejuta pesona. Saat ini, menemukan Kerei itu susah. Tidak banyak yang mau mengemban tugas tersebut sedangkan di sisi lain, tidak sembarang orang bisa menjadi Kerei. Biasanya, Kerei didatangi oleh orang-orang Mentawai untuk menyembuhkan diri bila diserang berbagai penyakit. Namun kesaktian utamanya justru terletak pada kemampuan komunikasi dengan makhluk ghaib menurut kepercayaan adat Mentawai. Dengan menjaga agar harmoni tercipta antara dunia nyata dan alam ghaib, maka Kerei bisa menciptakan sebuah rasa aman dan nyaman bagi segenap penduduk di kampungnya.

2. Kalimantan

Kalimantan adalah salah satu daratan terbesar di Nusantara yang didiami oleh mayoritas Suku Dayak. Kita semua tahu jika setiap tempat memiliki aturan dan hukuman yang berlaku. Di mana pun kita berada ya harus menjaga sikap baik dan mematuhi aturan tersebut, termasuk jika kamu datang ke wilayah tanah Suku dayak. Mulai dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Selatan. Sudah sejak dulu, kalau orang Dayak itu memiliki kekuatan mistis yang ampuh sekali. Senjata-senjatanya begitu kuat dan dipercaya bisa menghilangkan nyawa hanya dalam sekali libas. Sebut saja Mandau, Penyang dan Sipet.

Kalimantan
Fungsi dari ilmu seperti itu tidak cuma untuk melindungi diri dan wilayah saja, namun ada juga yang katanya bisa mendekatkan jodoh dan rezeki. Terlepas dari kengerian seputar ilmu perdukunan, Tanah Borneo memiliki banyak sekali destinasi wisata. Hutan belantaranya dihuni oleh hewan-hewan langka berparas anggun hingga gahar. Saat kamu mengintip kehidupan bawah laut, terumbu karang dan ikan-ikan kecil akan menyambutmu, keren-keren kan?

3. Banyuwangi

Banyuwangi
Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di ujung Provinsi Jawa Timur berbatasan dengan Pulau Bali. Banyak wisatawan yang berhenti sejenak di daerah asal Tari Gandrung tersebut untuk istirahat di tempat-tempat keren. Jika ingin melihat panorama sunrise ada gunung Ijen. Permainan warna yang eksotis juga terpampang nyata di pantai-pantainya. Namun kamu belum benar-benar mengenal Banyuwangi jika tidak mengintip budaya Suku Osing. Di berbagai sudut masih banyak ditemui budaya-budaya klenik yang identik dengan praktik perdukunan. Bahkan ada yang bilang jika Banyuwangi adalah sarangnya dukun santet. Bukan hanya mengincar nyawa orang-orang yang dianggap menjadi ancaman, tapi juga melancarkan guna-guna untuk menaikkan pamor seseorang.

4. Papua

Papua
Sebuah mahkota yang dipercantik dengan bulu-bulu aneka warna jadi ciri khas penduduk Suku Asmat yang bermukim di pedalaman hutan Papua. Keberadaan mereka sering dianggap sebagai pelindung alam hingga sampai sekarang hutan-hutan di Papua tetap terjaga. Salah satu yang membuat Suku Asmat begitu gahar adalah kemampuan sihir yang digunakan untuk menangkal pihak-pihak yang ingin berbuat kerusakan di tanah moyang mereka. Kesaktian Suku Asmat bahkan dipercaya bisa menggerakkan unsur alam seperti memanggil hujan, hingga mengirim angin topan yang besar. Makanya, kalau ke Papua jangan hanya mengunjungi Raja Ampat saja, mampirlah ke desa-desa wisata Suku Asmat agar lebih tahu tentang kekayaan tradisi bangsa kita.

Sumber :
http://www.boombastis.com/wisata-dukun/82044

Jumat, 25 November 2016

Sapatha, Kutukan Mematikan dari Zaman Kerajaan Nusantara


Saat Indonesia masih dikuasai oleh kerajaan-kerajaan seperti Majapahit dan Sriwijaya, hukuman berupa kutukan kerap diberikan kepada pelanggar hukum. Siapa saja yang melakukan tindakan makar kepada kerajaan atau pengkhianatan bisa dikenai hukuman yang konon mematikan itu. Bahkan banyak penduduk takut dengan hukuman ini ketimbang hukuman mengerikan seperti ditusuk keris atau disuruh bertarung dengan harimau.

Hukuman kutuk ada karena masyarakat masih memercayai takhayul. Selain itu, mereka juga percaya kalau ucapan raja atau petinggi sangat sakti sehingga tidak bisa dilawan oleh siapa saja. Berikut ulasan tentang kutuk atau sapatha yang dahulu pernah digunakan oleh kerajaan-kerajaan di Nusantara.

Kerajaan yang Memberlakukan Hukuman Kutuk

Hukuman berupa kutukan atau sapatha banyak dilakukan oleh kerajaan Hindu/Buddha di Indonesia. Salah satu kerajaan yang menerapkannya adalah Majapahit. Berdasarkan Prasasti Tuhannaru, mereka yang melanggar hukum akan diberi kutukan. Kutukan akan diberikan melalui sebuah upacara yang sakral untuk meminta bantuan Dewa dan makhluk gaib lainnya. Dalam upacara ini, mereka yang bersalah akan menerima kutukan yang salah satunya berbunyi seperti ini: “Dewa, engkau harus membunuh mereka. Jika mereka di ladang, ular berbisa akan mengigitnya. Jika di hutan akan ada harimau yang menerkamnya. Jika di air mereka akan jatuh dan dimakan buaya.”

contoh prasasti

Selain kerajaan Majapahit, Sriwijaya juga diketahui melakukan kutukan kepada mereka yang melanggar hukum. Kutukan dari kerajaan Sriwijaya terpahat dengan sempurna pada Prasasti Kota Kapur dan Prasasti Telaga Baru. Kutukan ini ditujukan kepada pejabat kerajaan agar patuh kepada raja.

Kutukan Sebagai Jalan Mengatur Rakyat

Pada masa pemerintahan kerajaan Hindu dan Buddha, masyarakat masih memegang teguh kepercayaannya. Dari kepercayaan inilah, para petinggi membuat aturan dengan menggunakan dewa sebagai kepatuhan. Kutukan yang diberikan memiliki unsur agama dan kesakralan sehingga mau tidak mau masyarakat akan mematuhinya karena tidak mau mendaratkan petaka.

kutukan
Penguasa pada masa kerajaan Hindu dan Buddha sangat memanfaatkan ketakutan dari rakyatnya. Daripada menggunakan cara kasar seperti membunuh, mereka lebih suka menggunakan kutukan yang efeknya cukup besar. Masyarakat lebih takut kepada dewa daripada kepada pemimpin yang sama-sama manusia meski berbeda kedudukan.

Kutukan Bersanding dengan Kitab Hukum Pidana

Kekuatan hukuman kutukan seperti masih sangat kuat jika dibandingkan dengan hukuman pidana biasa. Hal ini bisa terlihat dari masih digunakannya kutukan oleh Majapahit padahal mereka sudah punya kitab pidana. Untuk kasus-kasus tertentu, hukuman kutukan tetap diberikan di depan umum agar masyarakat tidak melakukan pelanggaran hukum dari yang ringan hingga ke berat.

kitab zaman Majapahit
Seiring dengan lunturnya kebudayaan Hindu dan Buddha di Indonesia, hukuman berupa kutukan mulai ditinggalkan. Orang-orang lebih percaya dengan kitab yang telah dibuat daripada kutukan yang belum tentu terjadi dalam waktu dekat.

Ragam Kutuk yang Terdapat dalam Prasasti Kerajaan

Sebagian besar kutukan yang dibuat oleh kerajaan dimuat dalam prasasti yang tersebar di banyak daerah. Dari prasasti ini, arkeolog menerjemahkan jenis-jenis kutukan atau sapatha yang akan diterima oleh pelanggar hukuman. Kutukan pertama berupa kesialan seperti yang telah dikutip di atas. Seseorang yang dikutuk, hidupnya akan sial selamanya.

masyarakat zaman majapahit
Selain kesialan, seseorang yang mendapatkan kutukan juga akan menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Jika dia seorang wanita, bayi yang ada di kandungannya akan terus gugur. Oh ya, hukuman kutukan ini tidak berlaku kepada pelanggar hukum saja. Siapa saja dalam keluarganya akan terkena dampak mengerikan ini.

Inilah sekilas tentang sapatha atau kutukan yang dibuat oleh kerajaan Hindu dan Buddha di masa lalu. Hukuman ini dibuat untuk mengontrol masyarakat secara penuh agar tidak melakukan pemberontakan. Ketakutan masyarakat pada dewa-dewa dimanfaatkan kerajaan dengan baik sehingga tindakan makar atau melanggar hukum bisa dihindari. 

Kamis, 24 November 2016

4 Pemimpin Indonesia Yang Mempunyai Hubungan Batin Dengan Nyi Roro Kidul

Mau memisahkan klenik dan hal mistis dari Indonesia? Sepertinya hal itu akan sulit sekali. Karena bukan hanya hal-hal sepele, panggung politik terkadang juga dihubung-hubungkan dengan mitos dan alam ghaib. Ada pejabat yang memang mengakuinya dan secara terang-terangan menunjukkan hubunganya dengan alam ghoib dalam bentuk benda-benda keramat, azimat maupun dalam bentuk aktivitas seperti ritual dan pertapaan di tempat keramat.

Ada juga tokoh-tokoh pemimpin indonesia yang diduga memiliki hubungan batin dengan sosok mistis penguasa pantai Selatan yaitu Nyi Roro Kidul. Bahkan peristiwa pergantian kekuasaan seringkali juga dihubungkan dengan restu dari sang Nyai. Siapa sajakah pemimpin Indonesia yang konon memiliki hubungan batin dengan Nyi Roro Kidul? Berikut ini ulasanya

1. Soekarno

Para tokoh supranatural banyak yang mengakui bahwa hampir semua penguasa Indonesia memiliki hubungan batin dengan sosok Nyi Roro Kidul. Tak terkecuali presiden pertama Indonesia Soekarno. Proklamator Indonesia tersebut memang besar dengan budaya Jawa. Ia bahkan juga mempercayai ramalan-ramalan kuno seperti ramalan Prabu Jayabaya tentang datangnya bangsa asing berkulit kuning yang kemudian disamakan dengan kedatangan Jepang.

Soekarno
Hubungan Soekarno dan Nyi Roro Kidul mulai menjadi perbincangan publik sejak lama. Apalagi saat Soekarno mencetuskan ide pembangunan Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Sebagian orang menilai keinginan Soekarno sebenarnya adalah membangun tempat untuk menjalin hubungan dengan Nyai Ratu.

2. Soeharto

Soeharto tak bisa dilepaskan dari nilai-nilai filosofis budaya Jawa. Ia begitu kukuh memegang tradisi. Banyak orang-orang di dekatnya yang mengatakan aktivitas spiritual seperti semedi dan puasa adalah hal yang biasa bagi Penguasa Orde Baru ini.

Soeharto
Kekuasaanya yang langgeng salama puluhan tahun bagi masyarakat yang kental dengan kepercayaan dan adat Jawa, pasti dihubungkan dengan keberadaan Nyi Roro Kidul. Nyi Roro Kidul juga dianggap sebagai simbol yang menjaga keseimbangan Nusantara. Sesuai dengan Soeharto yang sangat kental dangn filosofis Jawa khusunya untuk hal keserasian antara manuisa dan alam semesta.

3. Sultan Hamengku Buwono IX

Sebelum para presiden Indonesia, para raja Jawa juga konon memiliki hubungan batin dengan Nyi Roro Kidul. Demi melanggengkan kekuasaan, para raja Jawa harus bersedia menjalin hubungan dengan Nyi Roro Kidul. Mitos yang berkembang di masyarakat menjelaskan bahwa Nyi Roro Kidul erat kaitannya dengan para pendiri Mataram.

Sultan Hamengku Buwono IX
Konon hubungan tersebut diteruskan pada para keturunannya sampai saat ini salah satunya adalah Sultan Hamengkubuwono IX. Hamengku Buwono IX bukan hanya seorang raja tapi dia adalah tokoh perjuangan Indonesia yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia. Hamengku Buwana IX pernah menceritakan perihal pengalaman spiritualnya bertemu dengan Nyi Roro Kidul. Makhluk ghaib tersdebut digambarkan dengan wujud wanita cantik saat bulan purnama dan sebagai wanita tua di waktu yang lain.

4. Joko Widodo

Presiden Indonesia yang sekarang, Joko Widodo juga tak lepas dari mitos Nyi Roro Kidul ini. Pribadi Joko Widodo yang juga berasal dari Jawa membuat masyarakat jadi menyamakannya dengan Soekarno dan Seoharto dalam hal kedekatan dengan sosok ghaib Nyi Roro Kidul.

Joko Widodo
Publik sempat heboh dengan isu-isu klenik yang memberitakan bahwa pasukan Nyi Roro Kidul ikut mengawal Joko Widodo saat pawai mengendarai kereta Kenacana setalah ia resmi menjadi presiden. Di lain pihak, ada juga masyarakat yang memandang berita tersebut hanya sebagi isu untuk memperkuat kepemimpinan Joko Widodo.

Itulah empat pemimpin Indonesia yang konon memiliki hubungan batin dengan Nyi Roro Kidul. Adanya sosok ghaib penguasa Pantai Selatan tersebut memang hanyalah sebuah mitos dan belum terbukti kebenarannya. Tentu setiap orang memiliki kepercayaannya masing-masing terutama soal ha-hal yang berbau mistis. Lalu bagaimana dengan Anda sendiri? Percayakah dengan mitos tersebut? 

Sumber :

Rabu, 23 November 2016

5 Kerajaan Gaib yang Ada di Indonesia

Mitos atau legenda yang melekat pada suatu tempat memang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat Indonesia, karena itu merupakan suatu kepercayaan yang diturunkan oleh leluhur bangsa Indonesia. Maka tak heran, jika di masa modern seperti sekarang ini, masih banyak orang yang memegang teguh kepercayaan terhadap kekuatan spiritual atau gaib yang berada pada suatu tempat.

Nyai Roro Kidul
Cerita-cerita yang beredar pun beragam, karena setiap suku bangsa di Indonesia ini memiliki kebudayaan masing-masing yang berbeda satu sama lain. Anda pasti sering juga mendengar tentang istilah kerajaan ghaib, bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang kerajaan -kerajaan ghaib yang dipercaya ada di Indonesia sampai saat ini, simaklah informasi berikut ini tentang 5 kerajaan ghaib yang ada di Indonesia.

1. Kerajaan Gaib Laut Selatan

Keberadaan Ratu Pantai Selatan dan kerajaanya adalah mitos yang hingga kini masih banyak diperbincangkan dan menuai kontroversi. Banyak sekali versi yang beredar di masyarakat terkait sosok penguasa laut selatan Pulau Jawa ini. Keberadaan kerajaan laut selatan juga dihubung-hubungkan dengan raja kerajaan Mataram dan keturunannya.

Gambaran Penguasa Pantai Selatan 
Salah satu cerita yang sangat dipercaya oleh masyarakat yang tinggal di dekat pantai selatan adalah kisah ratu pantai selatan yang sebelumnya merupakan permaisuri Prabu Siliwangi. Ia melakukan ritual mekso atau mengubah diri menjadi makhluk ghaib dengan menceburkan diri ke laut. Karena saat itu ia mengandung, maka dikemudian hari dua orang putrinya masing-masing menguasai pantai selatan pulau jawa dengan sebutan Nyi Roro Kidul, sedangkan di utara dikuasai oleh Dewi Lanjar

2. Kerajaan Ghaib Alas Purwo

Kerajaan ghaib yang berada di Alas Purwo dipercaya sebagai kerajaan jin paling besar di Indonesia. Berlokasi di Banyuwangi Jawa Timur, merupakan hutan lindung yang suasana mistisnya akan sengat terasa bila Anda berkunjung ke tempat ini.

Alas Purwo
Banyak yang percaya bahwa alas purwo adalah tempat berkumpulnya para jin. Selain itu, juga sebagai tempat yang digunakan orang untuk bersemedi, termasuk juga Ir. Soekarno juga kerap mengunjungi tempat Alas Purwo. Kabarnya dulu hutan belantara ini dijadikan sebagai tempat berlindung bagi raja-raja yang tidak mau masuk Islam. 

3. Kerajaan Ghaib Gunung Merapi

Tak hanya hutan belantara dan lautan saja yang diyakini sebagai tempat tinggal para makhluk ghaib, tapi gunung-gunung juga diyakini sebagai tempat yang angker dan mistis. Ada yang percaya bahwa terdapat sebuah kerajaan ghaib di tempat itu, salah satunya adalah Gunung Merapi.

Gunung Merapi
Gunung Merapi berada di Pulau Jawa dan menjadi salah satu dari 10 gunung berapi aktif paling berbahaya di dunia. Masyarakat disekitar lereng Merapi percaya bahwa daerah bebatuan di dekat puncak merupakan pusat dari kerajaan ghaib gunung merapi yang dipimpin oleh Eyang Merapi, tempat ini bernama Pasar Bubrah. 

4. Kerajaan Ghaib Pulomas

Pulau Jawa seakan menjadi tempat bersarangnya makhluk-makhluk astral. Indramayu yang terletak di Pulau Jawa dipercaya juga memiliki kerajaan ghaib Pulomas yang berbentuk rawa-rawa. Mungkin orang biasa takkan bisa melihat ada hal lain ditempat itu, tapi bagi orang yang memiliki penglihatan khusus, maka ia akan melihat adanya sebuah kerajaan besar dengan tembok kokoh terbuat dari emas, begitulah kata Wak Cartim seorang juru kunci setempat.

Kerajaaan Ghoib Pulomas 
Sebelum Indramayu didirikan seorang raja yang bernama Wiralodra, ia memimpin pembabatan hutan untuk mendirikan kerajaan. Tak terima dengan hal itu, raja ghaib Werdinata yang menguasai hutan, menantang Wiralodra untuk bertarung hingga 11 bulan. Dengan bantuan Raja ghaib dari kerajaan lain yang bernama Kalacungkring, akhirnya mereka berdua berdamai dengan syarat Wiralodra harus menikahi putri dari Raja Werdinata. Kerajaan Ghaib Pulomas diyakini masih ada hingga saat ini dan tetap dipimpin oleh Raja Werdinata. 

5. Kerajaan Ghaib Uwentira

Tidak hanya Pulau Jawa, Pulau Sulawesi juga memiliki cerita tersendiri tentang keberadaan kerajaan ghaib. Bagi sebagian orang, keberadaan makhluk ghaib yang mendiami suatu lokasi, akan membuat suasana tempat itu menjadi terasa angker. Kadangkala keberadaan mereka juga dibuktikan dengan penampakan-penampakan makhluk ghaib.

Tugu Uwentira
Banyak yang meyakini dan tidak meragukan adanya kerajaan ghaib yang disebut Uwentira, yaitu sebuah kebun kopi yang terletak diantara Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong. Jika Anda mengunjungi tempat ini, maka Anda akan menemukan sebuah tugu berwarana kuning. Masyarakat setempat percaya bahwa di tempat itulah berdiri gerbang ghaib menuju Uwentira.

Itulah beberapa tempat yang diyakini sebagai lokasi berdirinya sebuah kerajaan ghaib. Memang hal ini sulit dibuktikan, karena keberadaanya tak kasat mata. Tapi kita tetap harus menghargai keyakinan tersebut sebagai bagian dari budaya masyarakat. Karena setiap orang boleh memiliki keyakinannya masing-masing terkait dengan tempat tertentu, termasuk juga dalam hal keberadaan makhluk ghaib yang menguasi tempat tersebut. 

Sumber :

Sabtu, 05 November 2016

4 Suku Gaib Misterius Di Indonesia

Tanah air tercinta Indonesia begitu terkenal akan keberagaman adat dan suku yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke sejak era nenek moyang kita sampai masa sekarang ini. Setiap suku yang ada di tanah air pun memiliki adat sampai kepercayaan tersendiri bahkan hingga hal-hal yang memiliki unsur gaib sekalipun. Tapi siapa sangka dari 1.340 suku yang ada di tanah air masih ada 4 suku lain yang dipercaya merupakan suku gaib.

Konon ke 4 suku gaib tersebut diceritakan kadang muncul dan menghilang begitu saja, bahkan mereka pun dipercaya bisa mendatangkan musibah jika diusik oleh orang lain. Namun meski sudah dicertakan secara turun temurun keberadaan mereka sampai sekarang masih jadi misteri. Nah, inilah 4 suku gaib misterius di Indonesia.

Suku Limun

Suku limun atau yang lebih dikenal orang limun merupakan sebuah suku yang dipercaya menghuni daerah padang 12 di Kalimantan Barat. Padang 12 sendiri sebenarnya hanyalah sebuah lahan kosong yang hanya ditumbuhi pohon-pohon pinus. Hanya saja sejak lama padang 12 dikenal sebagai salah satu kawasan mistis di tanah Borneo. Orang-orang setempat meyakini jika disinilah orang limun berada yang hanya dapat terlihat oleh orang-orang terpilih.


Menurut kisah, konon orang limun adalah orang-orang yang sangat suci dan taat beribadah. Tapi versi lain menyebut jika orang limun adalah makhluk sebangsa jin muslim. Orang limun dipercaya sering memberi rejeki untuk manusia yang menolongnya tapi sampai sekarang keberadaan mereka tidak dapat terungkap sampai sekarang ini.

Orang Bunian

Orang bunian sejak lama disebut-sebut sebagai sebuah suku makhluk gaib yang berada di hutan pedalaman Sumatera Barat. Suku ini selalu dikaitkan dengan kasus hilangnya seseorang yang sedang menjelajahi hutan bahkan sempat tersiar kabar jika orang bunian juga menjadi penyebab hilangnya sebuah pesawat.



Menurut cerita orang bunian tidak bisa diketahui seperti apa wujud rupanya, karena setiap kali akan menampakkan wujud mereka selalu muncul dengan paras yang hampir sama seperti manusia. Konon manusia yang masuk ke dunia orang bunian tidak akan pernah bisa keluar.

Suku Paloh



Masih dari tanah Borneo, Desa Paloh yang berada di Kalimantan Barat konon juga terdapat suku gaib yang misterius. Suku tersebut dikenal dengan nama suku paloh. Konon suku gaib tersebut menghuni hutan pedalaman yang berada di dekat desa Paloh. Menurut cerita suku paloh hidup di dunia yang jauh lebih modern daripada manusia mereka dipercaya merupakan makhluk sebangsa jin.

Suku Bati



Di bagian utara pulau Ambon juga konon terdapat satu suku gaib yang sangat misterius yaitu suku bati. Suku bati yang berada di kawasan Pulau Seram ini dipercaya bisa berubah wujud menjadi kelelawar. Masyarakat setempat percaya jika suku ini hidup di gua-gua pada hutan yang tidak pernah terjamah oleh manusia. Saat malam mereka akan berubah wujud menjadi kelelawar untuk terbang dan menculik anak kecil sebagai santapan mereka.

Sumber :
Viva.co.id



Sabtu, 22 Oktober 2016

5 Kota Pendidikan Terbaik Indonesia

Saat ini, setiap kota di Indonesia tentu memiliki universitas-universitas yang bisa digunakan untuk menuntut ilmu dengan kualitas yang baik.

Namun, ada beberapa kota yang dianggap unggul dalam pendidikan karena memiliki banyak sekali instansi pendidikan, dan juga menjadi salah satu kota tujuan bagi para pencari ilmu. Dan berikut ini, ada lima kota di Indonesia yang kerap kali dijadikan tujuan untuk menimba ilmu.

Malang. Kota Malang merupakan pusat kota pendidikan di daerah Jawa Timur. Kota ini juga banyak menjadi pilihan belajar bagi mahasiswa-mahasiswa dari luar pulau. Selain memiliki banyak sekali kampus baik swasta maupun negeri, kota ini juga masuk dalam daftar kota dengan biaya hidup yang tidak terlalu mahal.

1. Malang


Kota Malang merupakan pusat kota pendidikan di daerah Jawa Timur. Kota ini juga banyak menjadi pilihan belajar bagi mahasiswa-mahasiswa luar pulau. Selain memiliki banyak sekali kampus baik swasta maupun negeri, kota ini juga termasuk kota dengan biaya hidup tak terlalu mahal. Mahasiswa yang berjauhan dari rumah, masih bisa ngekos dan membeli makan sehari-hari dengan harga yang cukup terjangkau. Terlebih dengan suasana kota Malang yang sejuk dan hijau, suasana yang sangat cocok untuk belajar.

2. Jakarta

Sebagai kota yang menjadi pusat perekonomian, tak heran jika Jakarta memiliki Universitas-universitas yang berkualitas yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang jempolan. Semakin padatnya situsasi di Jakarta, banyak pula kampus-kampus yang berdiri di kota metropolitan. Bahkan melebar hingga ke daerah jobodetabek.
3. Bandung


Selain dikenal sebagai kota kembang, Bandung juga salah satu jagoannya di bidang pendidikan. Sebab, kota ini juga dijadikan salah satu incaran para calon mahasiswa yang mendambakan kampus terkenal seperti UNPAD dan ITB. Tiap tahunnya, kampus-kampus besar di Bandung selalu diserbu oleh calon mahasiswa dari berbagai penjuru. Seleksi pun dilakukan dengan ketat, sebab kampus pun tidak bisa menerima semua calon mahasiswa.

4. Solo

Menyebut nama kota Solo, mungkin yang terbayang adalah adat budaya Jawa yang kental. Tak salah, Solo memang salah satu kota yang memegang teguh jati diri Indonesia. Selain itu, Solo juga dikenal dengan masyarakatnya yang sopan santun. Ternyata tak hanya itu, Solo juga dikenal sebagai kota pendidikan yang baik. Salah satu kampus yang terkenal di Solo adalah Universitas Sebelas Maret.

5. Yogyakarta
 

Menurut Anda, apa yang membuat Yogyakarta memiliki patut disebut kota pendidikan? Mungkin karena sejarah pendidikan pertama dirintis di kota ini. Namun, nyatanya bukan hal itu saja yang menjadi magnet bagi para pelajar, tentu saja karena banyaknya universitas besar dan berkualitas di kota ini. Sebut saja UGM, salah satu kampus yang menjadi banyak incaran para pencari ilmu.

Tak sedikit mahasiswa datang dari luar negeri untuk belajar di negeri kita loh. Selain menimba ilmu, banyak pula yang belajar budaya Indonesia. Hal itu menjadi bukti jika negeri kita banyak diminati bangsa asing.

Sumber :

Anggota Taruna Militer Australia Lomba Gelar Pidato dalam Bahasa Indonesia

Acara lomba ini merupakan bagian dari perayaan Indonesia Day, yang digelar oleh Australia Defense Force Academy, atau ADFA.


Siaran pers yang dikeluarkan oleh Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra menyebutkan betapa semangatnya para kadet militer Australia saat mengikuti lomba pidato.

Para peserta berasal dari angkatan laut, udara, dan darat. Mereka menyampaikan topik-topik yang cukup beragam dan bahkan terkesan kreatif.

Sebut saja seorang peserta yang menyampaikan keinginannya bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Ada pula peserta yang pidatonya menyampaikan kesan pribadinya soal kebiasaan mudik di Indonesia.

Pada lomba pidato Bahasa Indonesia tahun 2016 ini, Lachlan Darrow berhasil menyabet gelar juara.

Kadet militer berusia 21 tahun ini membawakan pidato soal manfaat belajar dan menguasai bahasa Indonesia.

“Keuntungan mempelajari Bahasa Indonesia akan menambah wawasan saya...," ujar Lachlan dengan pengucapan kata-kata yang tepat.

"...[mempelajarinya] juga akan menunjang karir militer saya kedepannya," tambahnya.

Bertindak sebagai juri adalah duta besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, Dr. Minako Sakai , dosen senior di ADFA, Novy Arnost dari organisasi Wing Indo-Malay, Paul Delighton selaku Commanding Officer, dan Prof George Quinn dari Australia National University (ANU).

Menurut Dubes RI, dengan penguasaan bahasa Indonesia, para kadet militer Australia akan semakin memahami dan menghormati budaya Indonesia.

"Penguasaan bahasa juga merupakan salah satu solusi untuk mengurangi keterkejutan budaya (cultural shock) di kalangan masyarakat Australia”, ujar Nadjib.

Lomba pidato yang digelar Senin (17/10) merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan di kampus ADFA-University of New South Wales.

Delapan orang kadet militer ADFA yang baru saja kembali dari Yogyakarta ikut berbagi pengalaman mereka dalam kegiatan tersebut.

Dalam pemaparannya, mereka menilai budaya Indonesia sangat kaya dan beragam. Keramahan orang Indonesia merupakan hal yang sangat mereka kagumi.

Sumber :
http://www.australiaplus.com/indonesian/wisata-nad-budaya/kadet-militer-lomba-bahasa-indonesia/7955810